Menguak Misteri Cipularang

Keberadaan tol Cipularang sejak tahun 2005 lalu memang disambut gembira oleh banyak pihak, khususnya mereka yang aktif bepergian dari dan menuju Bandung. Meskipun demikian, kegembiraan itu tak sepenuhnya dirasakan. Tidak sedikit juga kecelakaan yang menelan korban luka maupun jiwa yang terjadi di tol Jakarta – Bandung ini.

Beberapa waktu lalu, seorang artis ibukota mengalami kecelakaan di tol Cipularang. Kejadian ini merenggut korban jiwa yang tak lain adalah istri sang artis. Banyak spekulasi beredar. Kontur jalan yang menanjak dan menurun, serta terpaan angin dari samping menjadi salah satunya.

Di sisi lain, banyak pihak yang mengatakan bahwa jalur Cipularang merupakan jalur yang angker. Hasil penerawangan Ustad Sholehpati yang mengisi acara “Mister Tukul Jalan-Jalan” menyebutkan bahwa tol Cipularang memiliki empat titik yang sangat misterius. Keempat titik yang berada pada KM 67, KM 74, KM 96 – 97, dan KM 100 – 101 itu merupakan pintu gerbang menuju dimensi lain, yaitu singgasana istana astral.

Ya, di samping permasalahan kontur jalan yang beredar, nampaknya perhatian masyarakat terhadap sisi mistis tol Cipularang juga begitu kuat. Banyak orang yang sering melewati jalan itu merasakan hal-hal ganjil. Misteri mobil “ngedim-ngedim, misteri semerbak wangi harum, misteri mesin mobil mati, hingga misteri bayangan hitam kerap dirasakan segelintir orang yang menjadi langganan tol terpanjang ini.

Tidak hanya itu, kabar misterius lain datang saat pembuatan tol tersebut. Mulai dari tewasnya beberapa pekerja yang penyebabnya tidak masuk akal, hilangnya sejumlah peralatan kerja tanpa jejak, hingga adanya pohon yang tidak bisa ditebang.

Hingga kini, tol Cipularang memang masih menjadi misteri sekaligus menarik untuk ditelaah. Ada apa sebenarnya dengan tol Cipularang ini? Temukan jawabannya dalam buku Misteri Tol Cipularang yang diterbitkan CMedia.

Buku yang disusun oleh Tim Pustaka Horor ini mengupas sejumlah fakta dan opini masyarakat tentang keberadaan sisi misteri tol Cipularang. Mendebarkan dan penuh tanda tanya! Terlepas dari semua itu, tentunya semua kembali kepada pembaca. Kehati-hatian dan doa tentu akan menjadi penyelamat kita saat berkendara.